Perkembangan
teknologi komunikasi
Perkembangan
teknologi komunikasi yang begitu cepat berdampak langsung pada perkembangan
media komunikasi. Tak terhitung banyaknya tekonologi komunikasi baru yang telah
dikembangkan dan dikenalkan para ahli kepada masyarakat. Berbagai teknologi
komunikasi yang ada saat ini merupakan hasil pengembangan dari berbagai macam
teknologi komunikasi sebelumnya seperti satelit komunikasi, alat perekam dan
pemutarnya, penggunaan spektrum terbatas, media transmisi gelombang lebar
tertutup, serta perkembangan sistem digital.
Kehadiran
teknologi modern ataupun media komunikasi modern yang telah kita kenal saat ini dengan sendirinya mengubah
cara kita memperoleh, mengolah, menyimpan, memanggil kembali, dan menyebarkan
informasi atau data (Fardiaz, 1981 : 150). Semuanya dapat kita lakukan dengan
sangat cepat dan instan. Kita dapat melakukan komunikasi dengan beberapa orang
sekaligus dengan orang-orang dari seluruh dunia hanya dengan satu jari saja.
Pekerjaan pun dapat kita selesaikan dengan cepat.
Berbagai
teknologi komunikasi yang kita kenal dan gunakan saat ini tidaklah hadir dengan
sendirinya. Melainkan merupakan pengembangan dari teknologi komunikasi masa
lalu yang telah berlangsung selama berabad-abad. Perjalanan sejarah
perkembangan teknologi komunikasi berjalan beriringan dengan peradaban manusia
itu sendiri. Untuk itu, kita perlu mengetahui dan memahami darimana semua
teknologi komunikasi saat ini berawal. Beberapa ahli telah mengidentifikasi
perjalan sejarah perkembangan teknologi komunikasi dan pada umumnya dibagi ke
dalam beberapa periode yaitu periode media tercetak, periode media elektronik,
dan periode media digital.
1. Periode Media Tercetak
Media cetak pertama dimulai di Cina
ribuan tahun jauh sebelum Johann
Gutenberg mengembangkan mesin cetak pertama pada tahun 1455 di Jerman.
Mesin cetak Gutenberg menjadi pemicu dimulainya revolusi industri yang
berlangsung selama hampir 6 (enam) abad lamanya.
- Surat kabar
Sejarah perkembangan surat kabar
dimulai pada abad 17. Surat kabar pertama dicetak pada tahun 1665 di Inggris
dan tahun 1702 adalah tahun dimana surat kabar harian pertama dicetak di
Inggris. Sementara itu, surat kabar pertama yang diproduksi di Amerika Utara
adalah Publick Occurrences Foreign dan Domestick yang muncul pada tahun 1690
dan surat kabar pertama di Kanada adalah Halifax Gazette yang terbit pada tahun
1752. Tahun 1783, sebuah surat kabar pertama yang terbit harian di Amerika.
Tahun 1855 materai yang semula
dibebankan kepada surat kabar kemudian dihapuskan sehingga harga surat kabar
menjadi lebih murah. Pada pertengahan abad 19 surat kabar mulai menggunakan
telegraf sebagai sarana untuk menyampaikan informasi dengan cepat. Tahun 1880,
New York Graphic menjadi surat kabar pertama yang mencetak foto. Sedangkan di
Inggris, Daily Graphic menjadi tabloid pertama yang diterbitkan pada tahun 1980
dan setahun kemudian menjadi surat kabar pertama di Inggris yang mencetak foto.
Seiring dengan berkembangnya teknologi komputer, maka proses pencetakan surat
kabar pun mengalami perubahan. Tak sedikit surat kabar versi cetak yang
tidak diproduksi dan diganti dengan moda e-paper.
- Penerbitan Berkala
Yang termasuk ke dalam penerbitan
berkala adalah majalah. Majalah pertama terbit di Amerika Serikat pada tahun
1741. Hanya beberapa warga saja yang dapat membaca majalah karena harganya yang
mahal. Pada tahun 1821, terbit untuk pertama kalinya The Saturday Evening Post
yang ditujukan pada kaum perempuan sebagai khalayak sasarannya. Awal abad 20,
majalah nasional menjadi popular dengan masuknya para pengiklan yang juga ingin
menjangkau khalayak lebih luas.
Perlahan-lahan pada pertengan abad
20, majalah nasional mulai mengalami penurunan karena para pengiklan lebih suka
menggunakan media baru seperti televisi untuk menjangkau khalayaknya.
Sebagaimana surat kabar, majalah juga mengalami perubahan dalam tampilan dan
bentuk seiring dengan perkembangan teknologi. Kini, kita juga dapat menjumpai
berbagai majalah online pada perangkat smartphone ataupun personal
computer yang terhubung dengan internet.
- Buku
Sejarah perkembangan buku dimulai
pada masa pra sejarah dengan ditemukannya piktograf pada tahun 4000 SM. Tahun
800 M buku diciptakan oleh para biksu di Irlandia atau Skotlandia. Tahun 1010,
novel pertama ditulis oleh Lady Murasaki di Jepang. Setelah ditemukannya mesin
cetak oleh Gutenberg, pada tahun 1536 kitab Injil diterjemahkan ke dalam Bahasa
Inggris.
Pada tahun 1933, pasar paperbacks
pertama dipublikasikan. Tahun 1971, Proyek Gutenberg mulai menempatkan
buku-buku online pada public domain dalam bentuk yang dapat
diunduh. Tahun 1995, Amazon menjual buku secara online. Hingga kini, kita dapat
dengan mudah mencari, membeli, dan membaca buku secara online.
2. Periode Media Elektronik
Perjalanan sejarah perkembangan
teknologi komunikasi berikutnya ditandai dengan kemunculan telegraf sebagai
bentuk transisi antara periode media tercetak dengan periode media eletronik.
Pada periode ini, proses pengiriman pesan yang dilakukan menjadi lebih cepat
dibandingkan dengan masa sebelumnya. Selain itu, masyarakat dunia juga mulai
dapat menikmati berbagai moda teknologi komunikasi seperti telegraf, telepon, motion
pictures, alat rekam dan pemutarnya, radio, televisi, televisi kabel, dan
televisi satelit.
- Telegraf
Telegraf berjarum magnet pertama
kali digunakan pada tahun 1930 untuk melakukan komunikasi antar stasiun. Tahun
1837, Samuel Morse menemukan
telegraf elektromagnetik yang menggunakan kabel.
- Telepon
Sejarah perkembangan telepon sebagai media untuk mengirimkan dan menerima suara diawali
dengan ditemukannya telepon oleh Alexander
Graham Bell pada tahun 1876. Thomas
Alfa Edison kemudian memperbaiki dan mengembangkan telepon dengan
menggunakan mikrofon karbon sebagai alat pemancar yang membuat telepon menjadi
lebih praktis. Pada tanggal 30 Juni 1877, sebanyak 230 saluran telepon telah
digunakan di Amerika. Tanggal 17 Mei 1877, sebanyak 3 (tiga) buah kantor telah
terhubung saluran telepon.
- Telepon nirkabel
Guglielmo
Marconi adalah orang yang mengirimkan
pesan-pesan data nirkabel pertama pada tahun 1895. Dengan semakin berkembangnya
teleponi maka semakin berkembang pula berbagai percobaan yang dilakukan dengan
menggunakan teknologi radio sebagai bentuk lain dari komunikasi interpersonal
atau komunikasi antar pribadi. Pada tahun 1920an, mobil polisi Negara Bagian
Detroit menggunakan radio telepon atau radiophone bergerak untuk
berkomunikasi. Sistem yang dikenalkan oleh A.G. Bell menawarkan layanan radio
telepon pada tahun 1946 di St. Louis. Tahun 1973 adalah tahun dimana telepon
seluler lahir.
Tahun 1981, hanya 24 orang saja yang
menggunakan telepon seluler di Amerika Serikat. Untuk meningkatkan penjualan
telepon seluler di Amerika Serikat, FCC kemudian menawarkan sistem perizinan
telepon seluler di bulan Juni 1982. Di luar Amerika Serikat, Negara-negara
seperti Jepang (1979) dan Arab Saudi (1982) telah terlebih dahulu
mengoperasikan sistem seluler.
- Motion Pictures
Tahun 1889, George Eastman
mematenkan pembelian Hannibal Goodwin dan membuatnya dalam bentuk film. Tahun
1895, Lumiere Brothers memproyeksi gambar bergerak dalam sebuah kafe di Paris.
William Dickson mengembangkan kinetograf yaitu sebuah kamera film pertama dan
kinetoskop yaitu sebuah sistem untuk melihat film. Tahun 1894, bioskop New York
dibuka. Di tahun yang sama, Georges Melies memulai bioskop film pertamanya.
Pada tahun 1900, Charles Pathe memulai produksi film dibawah merek
Pathe-Freres. Pathe merupakan perusahaan film terbesar di dunia.
Pada awal abad 20, rata-rata warga
yang menonton film sangatlah kecil dan mengalami fluktuasi pada masa-masa
krisis dan perang. Namun perlahan namun pasti, jumlah rata-rata penonton film
mengalami kenaikan yang stabil terutama setelah ditemukannya berbagai macam
format baru seperti 3D.
- Alat Rekam dan Pemutarnya
Berbagai kemajuan dalam teknologi
perekaman saat kini pernah dan telah kita rasakan. Alat perekam sinyal bunyi
ataupun sinyal gambar menggunakan pita magnetik yang dikerjakan dengan alat
rekam pita. Perekam sinyal bunyi maupun perekam sinyal gambar dilakukan dengan
alat rekam pita gambar. Alat rekam tersebut menggunakan pita gambar khusus yang
dapat mencatat baik sinyal gambar maupun sinyal bunyi.
Masih ingat dengan kaset? Pada masa
jayanya, kaset digunakan untuk merekam sinyal bunyi seperti lagu, sandiwara,
dan lain-lain. Alat rekam pita kaset merekam sinyal-sinyal bunyi pada pita
magnetik yang ada di dalam sebuah kotak. Begitu pula dengan alat rekam pita
gambar. Alat rekam pita gambar merekam sinyal-sinyal TV pada pita magnetik.
Alat rekam pita gambar mempunyai kepala rekam khusus, satu diperuntukkan untuk
merekam bunyi dan yang lainnya merekam video atau gambar. Acara TV rekaman pada
pita gambar kemudian dipancar-luaskan. Berbagai teknologi yang kemudian
tercipta adalah kaset video, piringan video, serta piringan video interaktif.
- Home video
Teknologi home video berakar
dari kaset video. Belanda adalah Negara yang mengembangkan alat perekam kaset
video berformat VCR atau video cassette recorder. Istilah VCR kemudian
digunakan untuk merujuk pada produk sejenis termasuk merek lain. Sementara itu,
Jepang adalah Negara yang mengembangkan alat perekam kaset video dalam format
U-matic. U-matic hanya dirancang untuk kegiatan perekaman secara profesional.
Sementara itu, VCR selain ditujukan untuk kalangan profesional, VCR juga dapat
digunakan rumah-rumah. VCR pertama untuk hiburan di rumah diedarkan pada tahun
1974 yang dilengkapi dengan fitur tuner, timer, dan rf modulator
sehingga dapat merekam siaran televisi langsung dari pesawat televisi.
Setahun kemudian yaitu pada tahun
1975, Sony mengeluarkan versi Beta dari perekaman kaset videonya. Dan, pada
tahun 1976, Matsushita mengumumkan penggunann format VHS. Sementara itu,
perusahan Eropa mengembangkan format V-2000. (Fardiaz, 1981 : 158 – 159)
- Radio
Sejarah perkembangan radio diawali
oleh Guglielmo Marconi yang
berhasil mengirim berita lewat gelombang udara. Namun, siaran radio berupa
suara dan music baru pertama kali terjadi pada tahun 1906 yang dilakukan secara
independen oleh Reginald A. Fessenden dan
Lee De Forest (Hofmann, 1999 :
16). Pada tahun 1910, Enrico Carusso
melakukan siaran radio sebuah pertunjukan. Selanjutnya, pada tahun 1912,
Federal Regulation of American Airways dimulai. Para amatir harus membuat
lisensi jika ingin membentuk dan memiliki stasiun radio dan para operator yang
terlatih
Lima tahun kemudian, tepatnya tahun
1917, seluruh stasiun radio di Amerika ditutup seiring dengan mulai
berkecamuknya Perang Dunia I. Tahun 1918, Edwin Armstrong mematenkan Super Heterodyne Receiver yang
merupakan hasil kerjanya sebagai pegawai di Army Signal Corp. Tahun 1927, The
Federal Radio Commission dibentuk untuk membawa perubahan tatanan gelombang
udara. Dua tahun setelah Perang Dunia II berakhir yakni tahun 1947, radio
telepon selular dibuat di Bell Laboratories. Kemudian pada tahun 1970, FCC
merealokasi saluran TV yang diperuntukkan bagi layanan radio bergerak.
Perjalanan sejarah perkembangan
radio bergerak ke tahun 1985 dimana FCC mengizinkan digunakannya spectrum lebar
yaitu sebuah teknologi yang menjadi pilihan bagi beberapa media digital untuk
layanan selular komersial. Selanjutnya pada tahun 1992 FCC merealokasi spektrum
2 GHz untuk layanan digital bergerak. Dan, pada tahun 1995, sistem selular
berteknologi digital CDMA pertama diluncurkan secara komersial oleh Qualcomm
Televisi
Penemu pertama dari televisi yang
dapat digunakan adalah John L. Baird pada tahun 1925. Ia memanfaatkan cakram
pemayar yang ditemukan pada tahun 1884 oleh Paul Nipkow. Pada tahun 1927, Philo
Farnsworth menjadi orang pertama yang mengirimkan sebuah gambar secara
elektronik melalui udara. Tiga tahun berikutnya, Farnsworth menerima hak paten
untuk televisi elektronik yang pertama. TV selanjutnya yang menggunakan tabung
Braun ditemukan oleh Vladimir R. Zworykin pada tahun 1933. Zworykin juga
menemukan ikonoskop yaitu sebuah tabung hampa untuk mengambil gambar-gambar TV
serta tabung ortion santir yang amat peka.
Pada tahun 1941, FCC merancang 13
saluran untuk digunakan televisi hitam putih. Tahun 1980an, HDTV Jepang
meningkatkan resolusi gambar televisi yang memungkinkan terciptanya gambar
dengan kualitas lebih tinggi yang dapat dikirimkan dengan menggunakan ruang
spectrum elektromagnetik yang lebih kecil per sinyal. Selanjutnya pada tahun
1996, FCC menyetujui transmisi standar bagi televisi digital.
- Televisi kabel
Sejarah perkembangan televisi
kemudian berlanjut pada televisi kabel. Televisi kabel memungkinkan para
khalayak menerima sinyal televisi yang dikirimkan dari studio dengan
menggunakan kabel coaxial. Sistem pengiriman sinyal televisi seperti ini
mulanya dirancang agar sinyal tersebut dapat diandalkan dan dapat dikirimkan ke
daerah-daerah yang jauh dan terpencil. Namun, dalam perkembangan menunjukkan
sebaliknya. Televisi kabel justru berkembang di daerah urban yang memiliki
banyak penduduk dan materi siarannya sarat dengan hiburan. Di daerah perkotaan,
televisi kabel disempurnakan dengan menggunakan gelombang mikro, satelit
komunikasi, atau pembawa sinyal lainnya.
Kini, televisi kabel menggunakan
sistem yang lebih interaktif sehingga penonton dapat berpartisipasi aktif dalam
berbagai jenis program televisi dari rumahnya. Komunikasi yang dilakukan merupakan komunikasi dua arah
dimana penonton atau pelanggan dapat memilih dan membayar hanya acara televisi
yang ditonton atau pay per view
- Satelit Komunikasi
Teknologi satelit dimulai pada tahun
1940. Yang menjadi penggagas penggunaan satelit bagi komunikasi jarak
jauh bukanlah seorang peneliti melainkan seorang penulis cerita fiksi ilmiah
yang bernama Arthur C. Clarke. Menurutnya, satelit yang ditempatkan pada orbit
geostasioner setinggi 36.000 km di atas khatulistiwa, pada posisi di atas
Samudra Atlantik, Samudra Pasifik, dan Samudra Hindia, maka pancaran
sinyal-sinyalnya dapat menjangkau hampir seluruh bagian benua yang dihuni oleh
manusia. Satelit-satelit itu dapat menghubungkan jaringan-jaringan radio,
televisi, maupun telepon ke setiap titik di permukaan bumi.
Adapun satelit komunikasi dunia yang
pertama kali diorbitkan pada tahun 1965 adalah INTELSAT I yang memungkinkan
transmisi jaringan televisi komersial antara Amerika dan Eropa. Dua tahun
kemudian tepatnya tahun 1967, INTELSAT II diluncurkan ke orbitnya di atas
Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik sehingga liputannya dapat menjangkau dua
per tiga bagian permukaan bumi. Tahun 1969, INTELSAT III diluncurkan sehingga
memungkinkan sistem komunikasi satelit untuk pertama kalinya meliput seluruh
permukaan bumi.
INTELSAT III merupakan generasi baru
satelit komunikasi yang kekuatan transmisinya jauh lebih besar dibandingkan
dengan generasi sebelumnya. Pada perkembangan selanjutnya yaitu pada
tahun 1976, HBO menjadi penyedia layanan pertama yang menggunakan teknologi
satelit untuk mendistribusikan berbagai konten hiburan. Hal ini kemudian
diikuti oleh beberapa jaringan lainnya guna menjangkau khalayak yang lebih
luas (Fardiaz, 1981 : 151).
Sementara itu, di tahun yang sama,
Indonesia meluncurkan satelit komunikasi domestik pertamanya yaitu Palapa A1
milik Perumtel yang sekaligus menjadikan Indonesia menjadi Negara ketiga
setelah Amerika Serikat dan Kanada yang memiliki satelit komunikasi domestik.
Hingga saat ini, Indonesia telah meluncurkan lebih dari 15 satelit komunikasi
dan yang paling mutakhir adalah satelit komunikasi Telkom-3S yang diluncurkan
pada tanggal 15 Februari 2017 lalu.
Satelit komunikasi kemudian
mengalami berbagai inovasi salah satunya adalah Direct Broadcasting Satellite
atau Satelit Siaran Langsung. DBS/SSL merupakan salah satu inovasi satelit
komunikasi yang pada saat itu harganya lebih murah bila dibandingkan dengan
satelit lainnya. DBS/SSL memiliki kemampuan untuk menjangkau berbagai daerah
terpencil dan telah digunankan oleh Negara-nega Eropa Barat. Namun, DBS/SSL
memiliki kelemahan yaitu terjadi peluberan siaran yang dikhawatirkan dapat
membahayakan kedulatan Negara. DBS/SSL sebagian besar dimanfaatkan untuk
pendidikan atau komunikasi pembelajaran via satelit.
3. Periode Media Digital
Periode digital ditandai dengan
adanya transisi mode pengiriman isi media. Walaupun media digital yang
digunakan dalam proses pengiriman pesan mengalami perkembangan dari tahun ke
tahun, namun dalam banyak kasus, isi pesan tidaklah mengalami perubahan.
Misalnya dengan media lain seperti media sosial, isi digital masuk ke dalam
mode baru dalam berkomunikasi
- Komputer
Pada tahun 1930an, seorang insiyur
Amerika yang bernama Vannevar Bush membuat komputer analog pertamanya. Selama
masa Perang Dunia II, komputer-komputer analog elektrik dikembangkan untuk
membantu pembidik kanon penangkis serangan udara.
Kemudian pada tahun 1946, para
ilmuwan di Universitas Pennsylvania Amerika Serikat, membuat komputer digital
bernama ENIAC yang dikendalikan dengan tabung-tabung hampa. Militer Angkatan
Darat menggunakan ENIAC untuk menyelesaikan soal-soal artileri. Adapun ENIAC
memiliki spesifikasi panjang 30 meter, bobot 30 ton, dan memiliki tabung hampa
lebih dari 18.000 serta memiliki daya hitung 200.000 kali manusia. Namun ENIAC
tidak memiliki ingatan atau kapasitas memori. Karena itu, pada tahun 1940an,
seorang ahli matematika yang bernama John von Neumann mengembangkan sebuah
gagasan untuk menyimpan program komputer dalam bank ingatan. Kurang lebih satu
dekade kemudian, dibuat beraneka macam komputer yang ditujukan untuk berbagai
macam penggunaan.
Pada kisaran tahun 1970an, komputer
menggunakan transistor yang berukuran lebih kecil dan handal. Kemudian,
pada tahun 1971 mikroprosesor pertama dibuat oleh Intel. Selanjutnya pada tahun
1975, sebuah perusahaan yang bernama The MITS Altair telah menjual komputer
desktop dengan 8080 prosesor dan RAM sebesar 256 bytes. Tahun 1977, Radio Shack
menawarkan home computer TRS80 dan Apple II merancang standar baru
bagi personal computer. Perusahaan lain kemudian mulai memperkenalkan personal
computer dan pada tahun 1978 sebanyak 212.000 perangkat personal
computer telah terjual.
Perjalanan sejarah perkembangan
komputer selanjutnya beranjak ke tahun 1980 dimana pengolah kata menjadi
kian populer. Seiring dengan perkembangan jaringan serta internet di medio
1990an, baik kelompok bisnis maupun konsumen mulai membeli komputer dalam
jumlah besar. Angka penjualan komputer terus mengalami kenaikan setiap tahunnya
hingga lebih dari 20 persen antara tahun 1991 dan 1995. Ketika abad 21 mulai
bergulir, angka penjualan personal computer di seluruh dunia mengalami
peningkatan. Namun hal ini tidak berlangsung lama, karena kemudian penjualan personal
computer terus mengalami penurunan sejak tahun 2012 hingga kini.
- Internet
Awal perkembangan internet sebagai
media komunikasi dimulai pada tahun 1960 yang ditandai dengan adanya proyek
jaringan oleh ARPANET atau the Advanced Research Projects Agency dibawah
kendali Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Proyek ini ditujukan untuk
melayani militer dan para peneliti. Pengguna pertama internet di Amerika
Serikat adalah universitas dan personel laboratorium penelitian karena memiliki
kesempatan untuk menggunakan email dan menerbitkan informasi melalui komputer.
Manfaat Mempelajari Sejarah Perkembangan Teknologi
Komunikasi
Dengan mempelajari sejarah
perkembangan teknologi komunikasi maka kita akan memperoleh berbagai manfaat,
diantaranya adalah :
- memahami sejarah singkat perkembangan teknologi secara umum.
- memahami sejarah singkat perkembangan teknologi komunikasi pada periode media tercetak.
- memahami sejarah singkat perkembangan teknologi komunikasi pada periode media elektronik.
- memahami sejarah singkat perkembangan teknologi komunikasi pada periode media digital.
Demikianlah uraian singkat
perjalanan sejarah perkembangan teknologi komunikasi dari masa ke masa. Semoga
menambah pengetahuan dan wawasan kita mengenai perkembangan teknologi
komunikasi khususnya dan ilmu komunikasi pada umumnya.
ilmu komunikasi-perkembangan teknologi komunikasi
Reviewed by Sandria
on
November 13, 2017
Rating:
Reviewed by Sandria
on
November 13, 2017
Rating:

No comments: